Fungsi FLOOR.MATH

Tutorial kelas excel ini membahas tentang fungsi FLOOR.MATH lengkap dengan syntax dan contohnya.

Fungsi FLOOR.MATH ini termasuk dalam kategori fungsi matematika di excel.

Ringkasan

FLOOR.MATH adalah function excel untuk mencari nilai kelipatan ke bawah ke kelipatan terdekat, dimana jika bilangan yang dicari negatif maka bisa diatur pembulatannya (mendekat atua menjauhi nol).

Perbedaannya dengan fungsi FLOOR adalah kita bisa mengatur kelipatan negatif untuk mendekati atau menjauhi nol.

Penggunaan

Mencari nilai pembulatan kelipatan ke bawah.

Nilai yang Dihasilkan

Nilai kelipatan.

Sintaksis

Berikut adalah syntax penulisan fungsi FLOOR.MATH:

=FLOOR.MATH(angka; signifikan; mode)

Argumen

Fungsi FLOOR.MATH memiliki argumen berikut:

  • angka wajib – adalah bilangan yang akan dicari pembulatannya.
  • signifikan tidak wajib – kelipatan terdekat yang dicari.
  • mode tidak wajib – mengatur jika angka negatif maka menjauhi / mendekati nol.

Catatan

  • Jika signifikan tidak diisi maka kelipatannya adalah 1. Contoh kelipatan 5,3 dibulatkan menjadi 5.
  • Jika signifikan adalah 0, maka hasilnya 0.
  • Secara default, jika angka negatif maka akan menjauhi nol. Contoh -5,6 dibulatkan menjadi -6.
  • Jika mode diisi angka 0 atau negatif, maka kelipatannya mendekati nol. Contoh -5,6 dibulatkan menjadi -5.
  • Jika nilai angka=signifikan maka tidak terjadi pembulatan. Contoh angka 6, signifikan 6 maka hasilnya tetap 6.
  • Jika angka dibagi signifikan 2 atau lebih besar sehingga ada sisanya, maka hasilnya dibulatkan kebawah.

Contoh

Berikut example dari fungsi FLOOR.MATH untuk berbagai skenario implementasi.

Contoh Fungsi FLOOR.MATH
Contoh Fungsi FLOOR.MATH

=FLOOR.MATH(A2)

Jika nilai signifikan tidak diisi maka defaultnya dibulatkan kelipatan 1. Sehingga jika angka 5,3 dibulatkan menjadi 5.

=FLOOR.MATH(A3;B3;C3)

Nilai angka 5,3 dan signifikan 0 maka hasilnya 0.

=FLOOR.MATH(A4;B4;C4)

Nilai angka 5,3 dan signifikan 5 maka hasilnya 5.

=FLOOR.MATH(A5;B5;C5)

Nilai angka 5, signifikan 5 maka hasilnya 5.

=FLOOR.MATH(A6;B6;C6)

Nilai angka -5,6, signifikan 1 dan mode diisi TRUE maka hasilnya -5 dibulatkan mendekati angka 0.

=FLOOR.MATH(A7;B7;C7)

Nilai angka -5,6, signifikan 1 dan mode -5 maka hasilnya -5 (mendekati nol).

=FLOOR.MATH(A8;B8;C8)

Nilai angka -5,6, signifikan 1 dan mode diisi FALSE maka hasilnya -6 dibulatkan menjauhi angka 0.

=FLOOR.MATH(A9;B9;C9)

Nilai angka -5,6, signifikan 1 dan mode tidak diisi (FALSE) maka hasilnya -6 dibulatkan menjauhi angka 0.

=FLOOR.MATH(A2)

Jika nilai signifikan tidak diisi maka defaultnya dibulatkan kelipatan 1. Sehingga jika angka 5,3 dibulatkan menjadi 5.

Leave a Comment