Fungsi OR

Ringkasan

Function OR adalah fungsi logika untuk mengecek dua kondisi atau lebih, nilai OR akan TRUE jika salah satunya benar.

Misalnya untuk mengecek kolom A1 bernilai “apel” atau “jeruk”, maka dapat ditulis =OR(A1="apel";A1="jeruk").

Penggunaan

OR digunakan untuk mengetes banyak kondisi (maksimal 255 kondisi).

Nilai yang Dihasilkan

Nilai OR akan TRUE jika salah satunya benar, dan bernilai FALSE jika semuanya salah.

Sintaksis

Syntax untuk OR adalah

=OR(logika1;logika2;...)

Argumen

  • logika1 adalah kondisi atau logika pertama yang dicek kebenarannya,
  • logika2 adalah kondisi kedua yang dicek, dst.

Catatan

  • Fungsi logika (argumen) harus menghasilkan nilai TRUE atau FALSE, atau array yang berisi nilai logika.
  • Jika data array berisi teks atau kosong maka cell tersebut akan diabaikan.
  • Muncul error #VALUE! jika nilai tidak TRUE atau FALSE.
  • Gunakan CTRL+SHIFT+ENTER untuk melihat apakah nilai dalam array dieksekusi atau tidak.

Contoh OR

Misalnya untuk mengecek nilai A1 atau B1 lebih dari 40 dengan formula:

Contoh Fungsi OR

=OR(A1>40;B1>40)

Contoh di atas bernilai TRUE karena nilai A1 adalah 30 > 40, walaupun nilai B1 adalah 50.

Contoh OR dengan IF

Fungsi OR juga bisa digabung dengan fungsi IF.

Contoh Fungsi OR dengan IF

=IF(OR(A1>40;B1>40);"Lulus";"Gagal")

Fungsi di atas akan mengganti nilai TRUE menjadi Lulus, dan FALSE menjadi Gagal.

Contoh OR dengan Array

Kita bisa mengkombinasikan OR dengan formula array.

Contoh Fungsi OR dengan Array

=OR(A1:C5>80)

Contoh di atas ada satu angka 90, walaupun yang lainnya kurang dari 80 maka akan tetap bernilai TRUE.

Contoh OR dengan AND

Contoh OR dengan AND

=AND(A2="Mobil";OR(B2="Pink";B2="Merah"))

Fungsi AND akan bernilai TRUE jika semua kondisi bernilai true, dan akan bernilai FALSE jika salah satunya false.

Fungsi AND di atas ada dua argumen yang dipisahkan dengan tanda titik koma ; (Mobil, Pink, Merah).

Nilai di atas akan bernilai TRUE jika ada Mobil berwarna Pink atau Merah.

Leave a Comment